
“Eating good food is my favourite thing in the world. Nothing is more blissful”
— Justine Larbalestier
Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih didirikan oleh seorang putra Betawi asli, Almarhum H. Nein, pada tahun 1958 silam. Keterampilannya dalam meracik bumbu nasi goreng yang kaya rempah sukses membuat banyak orang ketagihan sampai sekarang.
Jam buka Nasi Goreng Kebon Sirih mulai dari pukul 17.00 WIB – pukul 02.00 WIB. Namun, jika akhir pekan warung nasi goreng ini tutup pukul 03.00 WIB. Nasi Goreng Kebon Sirih memiliki cabang di Jakarta Selatan yaitu Bulungan, Bintaro 9 Walk, dan Karang Tengah. Selain itu juga terdapat di Pamulang dan Bandung.
(Lokadata.id & travelkompas.com)
Jika kalian melihat foto diatas,sudah bisa terbayangkan pasti jumlah pengunjungnya seperti apa.Ya jika makan disini harap sabar menunggu pesananan datang karena pengunjung nya sanagatlah membludak,dan disini kita tidak bisa meminta nasi goreng pedas,dikarenakan nasi goreng dimasak secara bersamaan di dalam wajan besar.
Untuk nasi goreng nya,berdasarkan pengalaman saya makan disini rasanya gurih serta sangat padat bumbu,dagingnya variatif,kadang empuk dan juga keras dan ada sedikit rasa manis.Lalu,tak tercium aroma daging kambing yang khas, sehingga membuatnya terasa berbeda dengan nasi goreng kambing pada umumnya.Daging kambing yang tidak berbau dan terkesan wangi tersebut bisa jadi karena kombinasi bumbu rempah yang sudah tercampur dengan nasi.
Selain menu nasi goreng, terdapat juga menu sate kambing, sate ayam, dan sate hati kambing. Harga seporsi nasi goreng kambing dipatok sebesar Rp 30.000. Sementara sate kambing Rp 55.000 per 10 tusuk dan sate ayam Rp 27.000 per 10 tusuk. Untuk minuman seperti air mineral dan es teh seharga Rp 4.000.




































